Jumat, 01 Februari 2013

MAKANAN BURUNG PARKIT

Di dalam budidaya burung, makanan adalah hal yang paling penting, karena setiap makhluk hidup membutuhkan makanan dan minuman. Makanan pokok burung parkit adalah biji-bijian kecil seperti jewawut, millet putih, millet merah, jagung muda, beras merah dan beberapa macam biji-bijian lainnya.


Burung parkit termasuk salah satu jenis burung yang tidak terlalu rewel makannya. Bila sudah terlalu lapar, kayu sangkarpun akan digerus untuk melampiaskan rasa laparnya.

Bila kita sudah siap untuk memelihara burung parkit, baik itu untuk klangenan, bisnis ataupun penelitian maka yang harus diperhatikan adalah masalah makanannya. Meskipun terbilang gampang urusan kualitas biji-bijian yang akan diberikan harus diperhatikan, agar kesehatan burung tetap terjaga sehingga akan tampak sekali pada penampilannya yang prima ditandai warna bulunya yang mengkilat, postur tubuhnya yang "berotot" tidak kerempeng. Kaki dan paruhnya terlihat kekar.


Karena itu ada tips khusus disaat memilih pakan burung kesayangan kita tersebut:
1. Pilih warna pakan seperti millet atau jewawut yang terlihat cerah dan betul-betul berisi. Itu pertanda bahwa pakan tersebut masih segar. Dan kadang ada pedagang pakan yang menjual stok pakan lama. Sehingga bila tidak teliti, bisa jadi kita mendapatkan pakan biji-bijian tersebut kurang berkualitas, yaitu ditandai bobot biji-bijian tersebut ringan alias banyak yang kopong (kurang berisi).

2.Bila memilih pakan kiloan dari pedagang langsung, ada baiknya pakan tersebut kita seleksi dengan cara direndam air sebentar sehingga biji-bijian yang kosong mengapung di atas sehingga bisa kita saring dan buang. Biji-bijian yang baik akan tenggelam. Setelah perendaman segera kita saring dan jemur dengan panas matahari dengan tujuan agar pakan tersebut dalam keadaan kering dalam penyimpanan untuk menghindari jamur. Perlu diingat bahwa pakan yang berjamur sangat berbahaya bagi kesehatan burung parkit.
Cara lain untuk mengeringkan biji-bijian yang sudah kita cuci ialah dengan cara disangrai (digoreng tanpa minyak) sambil kita tambahkan sedikit garam mineral/dapur ataupun vitamin (supplemen tambahan).
Kalau kita memilih pakan yang sudah jadi (bentuk kemasan), tinggal kita berikan secara langsung. Makanan tambahan berupa sayuran seperti tauge atau jagung muda sangat disukai parkit. Makanan tersebut bisa kita berikan seminggu sekali untuk mengimbangi kecukupan gizi si centil warna-warni.

3.Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian grid atau batu mineral yang bisa diambil dari kulit sotong ataupun tumbukan batu bata merah. Tujuan pemberian grid ini agar memberi kebutuhan mineral untuk si parkit sekaligus membantu proses pencernaannya. Dalam istilah perburungan ngasin atau asinan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar